Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali meluluskan 10 sarjana dari Program Studi Kesejahteraan Sosial dalam sidang tugas akhir yang digelar pada Selasa (28/7/2026) di Aula FISIP UMSU. Di antara sepuluh lulusan tersebut salah satunya merupakan mahasiswa internasional asal Thailand, Hilmee Mideng, yang berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu.
Dalam sidang tugas akhirnya, ia mengangkat penelitian berjudul “Peran Kepala Desa dalam Pemberdayaan Karang Taruna untuk Pencegahan Narkoba di Kampung Thasap, Ampe Mueang Yala, Thailand”. Hilmee menjalani ujian sidang di hadapan tiga dosen penguji, yakni Dr. Sahran Sahputra, S.Sos., M.Sos. selaku Penguji I, Dr. Yurisna Tanjung, S.Sos., M.AP. sebagai Penguji II, serta Dr. Mujahidin, S.Sos., M.SP. sebagai Penguji III.
Usai dinyatakan lulus, Hilmee mengungkapkan bahwa perjalanan studinya di Indonesia tidak terlepas dari berbagai tantangan, terutama dalam beradaptasi dengan bahasa, budaya, dan sistem pembelajaran yang berbeda dari negara asalnya.
“Beradaptasi dengan bahasa, budaya, dan sistem pembelajaran menjadi tantangan terbesar bagi saya. Namun, berkat dukungan para dosen dan teman-teman di FISIP UMSU, saya mampu melewati semua proses tersebut hingga akhirnya berhasil meraih gelar sarjana. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar FISIP UMSU,” ujarnya saat diwawancarai.
Hilmee juga menuturkan bahwa ilmu pengetahuan, pengalaman akademik, serta nilai-nilai yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di FISIP UMSU akan menjadi bekal berharga ketika kembali ke Thailand.
“Saya bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan di FISIP UMSU. Semua ilmu, pengalaman, dan pembelajaran yang saya peroleh selama kuliah akan saya terapkan semaksimal mungkin ketika kembali ke Thailand. Saya berharap dapat berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial, serta membawa manfaat bagi daerah dan negara saya,” ungkapnya.
(Arsy)
